Fogging Pertama Kali di Rumahku

Sore 2 Februari 2011..brrttt..brrttt.. handphone bergetar, ada sms dari istri, “mas besok pagi2, kita ngungsi ke rumah tante dan om dibaranangsiang ya, soalnya besaok pagi jam8 mo ada fogging?”..

Bener2 dadakan sekali info fogging dikompleks perumahanku, penyebabnya ada satu keluarga kena sakit DBD. Dan ini otomatis secara aturan Dinkes, untuk radius sekian meter dari rumah yang ada wabah DBD, wajib dilakukan fogging. Berhubung dirumahku sudah ada anak bayi, otomatis istri ingin fogging dilakukan sampe ke dalam rumah, supaya nyamuk2 yang ada di dalam rumah jg bs mampus…  wah klo begini, otomatis saya harus memikirkan lokasi pengungsian sementara untuk istri dan anak saya, supaya terhindar dari asap fogging.

Alhamdulillah ada tante dan om yang tinggal lumayan agak jauh dari rumah, sehingga aman buat istri dan anak saya yang masih bayi..

Pagi.. 3 Februari 2011  .. saya dan istri sudah bangun dari jam4 pagi, istri mempersiapkan bubur dan makanan untuk bekal anak kami yang bernama arkha, kebetulan sekarang alhamdulillah sudah memasuki usia 9bulan, jadi harus banyak makan supaya tumbuh sehat. Dan jam 7.30 kami sudah sampai dirumah tante dan om, setelah itu saya pulang ke rumah untuk menutup semua barang2 dan benda yang perlu dilindungi dari fogging.

Tak disangka, ternyata tidak lama setelah sampai di rumah, giliran fogging tiba dirumah. Tak lupa pula kupakai masker dari perlak kain anakku 😀 Dan rasanya seru sekali ketika fogging sudah masuk rumah, kecoak2 pada keluar dari persembunyiannya, dan langsung tergelepar 😀 baru kali ini merasakan fogging di rumah sendiri, jadi terasa sekali hebohnya ketika beberes setelah dilakukan kegiatan fogging. hehehehehe.. Seru deh…

Hikmah hari ini adalah, fogging sangat diperlukan untuk pencegahan wabah DBD, akan tetapi fogging hanya efektif untuk membunuh nyamuk DBD dewasa, sedangkan jentik2 dari nyamuk DBD itu sendiri masih ada. Jadi tetaplah melakukan 3M seperti yang disarankan oleh pemerintah. Dan lakukan 3M secara kompak dengan tetangga2 anda, karena jika hanya seorang diri melakukan 3M, sedangkan tetangga anda tidak melakukannya, maka itu akan percuma, krn jentik2 itu masih ada ditetangga anda…

 

One thought on “Fogging Pertama Kali di Rumahku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *